Laman

Selasa, 12 Februari 2013

Golput Itu Solusi, Makanya Ayo Milih…!!!

Waktu terus berjalan, mesin-mesin penggerak mulai dipanaskan, roda-roda mulai berjalan menyusuri jengkal demi jengkal tanah di bumi Allah, benderapun dikibarkan, takbir perjuangan telah diteriakkan,  dan perang pun telah dimulai.
Masyarakatpun melambai tapi tidak sedikit juga yang memalingkan muka, bagiku mereka yang memalingkan muka dari perhelatan ini adalah orang-orang yang harus kita kasihi, kita rangkul, kita didik karena sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang mungkin belum siap menerima segala konsekuensi atas pilihan atau tindakannya, lihatlah betapa tidak dewasanya ia, menentukan pilihan saja ia tidak bisa, bukankah mereka adalah orang-orang yang membutuhkan pertolongan kita???

Yah…bagi mereka golput adalah solusi, saya katakan benar. Golput memang solusi, solusi untuk kemunduran, solusi untuk kehancuran, solusi untuk mempercepat carut marut di tengah masyarakat. Negeri ini tegak dalam NKRI, bukan suatu hal yang mudah untuk mendapatkannya, untuk menyatukannya, lantas apakah karena kekecewaan kita terhadap pemimpin-pemimpin kita lantas kita langsung golput, langsung acuh tak acuh, bagiku kamulah salah satu PR pemerintah, MENAMBAH BEBAN PEMERINTAH DENGAN SIKAPMU ITU.

Untuk golputers yang selalu menyarankan orang-orang untuk ikut-ikutan golput, maka bangunlah dari mimpi burukmu itu, tidak adanya pemilihan alias golput bukankah akan berdampak luar biasa?? Jangankan untuk negeri untuk lingkup Sumut saja sudah sangat menakutkan. Tidak ada pemilihan berarti tidak adanya pemimpin yang sah yang diakui oleh rakyatnya, lantas siapa yang akan mengkoordinir jika suatu saat misalnya nauzdubillah mindzalik terjadi bencana, terjadi banjir, siapa yang bisa kita mintai tolong, kita mintai pertanggung jawabannya, belum paham juga??

Saya kasih lingkup yang lebih kecil lagi deh. Traffic Light sebagai pemimpin dan jalan raya sebagai suatu negara, lihatlah ketika Traffic Light mati, dimana-mana terjadi kemacetan, satu dan yang lain saling beradu, sama-sama merasa paling berhak untuk jalan terlebih dahulu, atau bahkan ada yang sudah berjam-jam berada ditengah kemacetan karena tidak bisa bergerak sama sekali, bukankah sudah terjadi banyak kedzaliman yang tidak disengaja disana.

Lihat ketika Traffic Light hidup seperti biasa, jalanan teratur, tidak peduli itu mobil mewah, becak atau bahkan angkot ketika itu merah maka kamu harus berhenti dan ketika ia hijau maka kamu harus melaju, yang paling saya tidak suka adalah kuning, tidak jelas fungsinya apakah kendaraan harus berhenti atau melaju lebih cepat??

Dan bagi saya golputers adalah warna kuning dalam system Traffic Light atau abu-abu dalam system warna, katanya golput, tidak percaya pemerintah tapi menikmati fasilitas publik yang notabennya hasil karya pemerintah, jalan raya itu area publik, halte, sekolah, rumah sakit, taman kota, dll. Oia lupa, lihat KTPnya donk pasti ngurusnya ama pemerintah, hehehe.

Bukan ingin menghakimi, hanya ingin berbagi. Think before you do. ^_^

Medan, 13 Februari 2013
_Anak Bangsa_

Tidak ada komentar:

Posting Komentar